Refleksi tentang Pembelajaran Guru dalam Meningkatkan Kualitas Praktik Pengajaran dalam Pendekatan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Vokasi

Authors

  • Sulistio Mukti Cahyono Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Indonesia
  • Arie Wibowo Khurniawan Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Indonesia
  • Fitri Nurmahmudah Badan Riset dan Inovasi Nasional

DOI:

https://doi.org/10.66599/wp.v1i1.7

Keywords:

Refleksi Pembelajaran, Guru Vokasi, Pembelajaran Mendalam, Komunitas Pembelajaran Profesiona, Pembinaan, Penilaian Formatif, Pengembangan Profesional

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memotret tingkat dan profil praktik refleksi guru sekolah vokasi dan hubungannya dengan kualitas praktik pengajaran dalam kerangka pembelajaran mendalam. Desain yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan kuesioner Likert kepada 1.294 guru sekolah vokasi di Indonesia (non-probabilitas purposif/snowball). Analisis dilakukan secara deskriptif (rata-rata, persentase, kategori rendah-sedang-tinggi) dan divisualisasikan per indikator refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik refleksi berada pada tingkat tinggi, terutama pada dimensi praktis dan kritis, sedangkan dimensi emosional relatif lebih bervariasi. Frekuensi dan keteraturan refleksi tercermin dalam rutinitas dan alokasi waktu, sedangkan dalam aspek proses, guru kuat dalam deskripsi pengalaman, analisis/evaluasi, dan identifikasi pembelajaran. Sumber dan alat refleksi juga didominasi oleh kategori tinggi, baik alat independen (jurnal, catatan pasca-pengajaran) maupun sumber eksternal (PLC, supervisi, pelatihan). Dampak yang paling menonjol terlihat pada pengembangan profesional dan keterlibatan siswa, diikuti oleh perubahan praktik pengajaran dan pemahaman siswa. Temuan ini menegaskan bahwa refleksi yang terstruktur, berbasis bukti, dan didukung ekosistem berkontribusi pada peningkatan pengajaran yang berkelanjutan. Saran operasional meliputi penjadwalan waktu refleksi khusus, penggunaan pertanyaan panduan/rubrik dan data formatif (termasuk TKA), dan pembinaan/PLC untuk memastikan tindak lanjut pengajaran. Rekomendasi kebijakan ringkas: menetapkan standar minimum untuk siklus refleksi per semester bersama dengan alokasi waktu dalam beban kerja guru, penganggaran pengembangan profesional berbasis sekolah (fasilitator, pelatihan, platform refleksi), dan integrasi pembinaan refleksi dalam kinerja kepemimpinan pengajaran kepala sekolah.

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Cahyono, S. M., Khurniawan, A. W., & Nurmahmudah, F. (2026). Refleksi tentang Pembelajaran Guru dalam Meningkatkan Kualitas Praktik Pengajaran dalam Pendekatan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Vokasi. WHITEPAPER, 1(1), 9–21. https://doi.org/10.66599/wp.v1i1.7

Issue

Section

Articles