Analisis Daya Saing Keahlian Di ASEAN: Peluang Dan Tantangan Bagi Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.66599/wp.v1i1.6Keywords:
ASEAN Skills Competition, Pendidikan Vokasi, Dominasi Indonesia, Industri 4.0Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potret daya saing keahlian negara-negara ASEAN dengan fokus pada analisis dominasi Indonesia dalam WORLDSKILLS ASEAN 2023. Permasalahan utama yang diangkat adalah kesenjangan kompetensi antarnegara ASEAN serta faktor yang menyebabkan Indonesia unggul dalam perolehan medali. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif, melalui analisis data sekunder hasil kompetisi yang meliputi perolehan medali Gold, Silver, Bronze, dan Medallion for Excellence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menempati posisi pertama dengan total 27 penghargaan, diikuti oleh Singapura (26) dan Malaysia (15). Keunggulan Indonesia tampak dominan pada bidang teknologi dan rekayasa seperti Industrial Automation, Mechatronics, Mobile Robotics, serta pada bidang teknologi informasi seperti IT Network Systems Administration dan Internet of Things. Capaian ini mencerminkan efektivitas sistem pendidikan vokasi nasional dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing di era industri 4.0.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
WHITE PAPER: Vocational Education Policy © 2025 by Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan is licensed under CC BY-SA 4.0