Fokus dan Cakupan

Fokus
Jurnal Vocational Education Policy fokus pada kajian kebijakan, analisis strategis, dan praktik berbasis bukti dalam pengembangan pendidikan vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jurnal ini menjadi wadah publikasi gagasan konseptual, hasil riset kebijakan, dan rekomendasi strategis yang mendukung peningkatan mutu, relevansi, dan keberlanjutan pendidikan vokasi.
Cakupan
Jurnal Vocational Education Policy menerima artikel ilmiah, kajian kebijakan/policy brief, dan naskah white paper yang membahas perpektif kebijakan, tata kelola, dan strategi pengembangan pendidikan vokasi di SMK. Ruang lingkup jurnal mencakup topik-topik berikut:
1. Kebijakan pendidikan vokasi dan pelatihan kerja (TVET) di tingkat lokal, nasional, dan global;
2. Program pengembangan "SMK Go Global";
3. Revitalisasi dan pengembangan sarana-prasarana pendidikan di-SMK;
4. Analisis kebijakan link and match pendidikan vokasi dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA);
5. Pembelajaran Mendalam dalam pendidikan di SMK;
6. Tata kelola, Regulasi, dan pendanaan pendidikan vokasi;
7. Kebijakan pengembangan kurikulum, standar kompetensi, dan sertifikasi keahlian;
8. Pendidikan dan pengembangan profesional pendidik serta tenaga kependidikan vokasi;
9. Transformasi digital, inovasi pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan vokasi;
10. Pengembangan pembelajaran vokasi berbasis koding dan kecerdasan artifisial;
11. Evaluasi kebijakan, program, dan dampak pendidikan vokasi terhadap ketenagakerjaan dan pembangunan ekonomi;
12. Pendidikan vokasi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan;
13. Praktik baik (best practices) dan model kebijakan pendidikan vokasi berbasis bukti;
14. Isu strategis masa depan pendidikan vokasi, termasuk green skills, green job, industri 4.0/5.0, dan ketahanan tenaga kerja (resiliensi).

Jurnal ini mendorong konstribusi dari pembuat kebijakan di pusat dan daerah, akademisi, guru, peneliti, praktisi pendidikan vokasi, dan mitra industri untuk menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan berdampak bagi pengembangan pendidikan vokasi